Global Project-Based Learning (gPBL)

Program kolaborasi akademik internasional yang menghubungkan mahasiswa dan peneliti SBM ITB dengan institusi mitra global terkemuka seperti Shibaura Institute of Technology (SIT), Jepang, untuk memecahkan tantangan industri nyata dan riset lapangan lintas negara.

Ikhtisar & Kerangka Kolaborasi Program

Program Global Project-Based Learning (gPBL) merupakan inisiatif pembelajaran kolaboratif trilateral antara SBM ITB (Indonesia), Shibaura Institute of Technology (Jepang), dan Universiti Utara Malaysia (Malaysia). Program ini memadukan keilmuan rekayasa teknologi dan strategi analitika bisnis untuk memecahkan tantangan riil perusahaan rintisan serta mitra korporasi lintas negara.

Konsorsium Mitra

SBM ITB (Indonesia) • SIT Tokyo (Jepang) • UUM (Malaysia)

Kerja sama trilateral akademik lintas negara terintegrasi.

Format Pelaksanaan

Hibrida (Sesi Daring & Lapangan Luring)

Kolaborasi daring internasional serta riset lapangan di ITB Bandung dan SIT Tokyo.

Mitra Klien & Industri

KEIKYU Corp • 10 Startup LPIK ITB • Mitra SBMC

Penyelesaian studi kasus riil korporasi Jepang dan inkubator startup ITB.

Target Luaran Akademik

8 Modul Kurikulum & 1 Book Chapter Global

Modul ajar kurikulum baru serta publikasi bab buku terindeks internasional.

3 Negara Mitra Indonesia, Jepang, Malaysia
80 Mahasiswa Terpilih Kohort 2025
15 Kelompok Kerja Tim Multikultural
8 Modul Akademik Luaran Kurikulum
1 Book Chapter Publikasi Global

Rekam Jejak Pelaksanaan Program (2023 – 2026)

2023

Inisiasi Mobilitas & Pertukaran Delegasi

Tahap Rintisan Pascapandemi
Fokus Kegiatan

Fokus tahun ini adalah pemulihan mobilitas dan pertukaran delegasi (delegation exchange) pascapandemi. SBM ITB secara resmi mengirimkan dan menerima delegasi mahasiswa terpilih (antara lain Frederik Agustian, Karin Winda, Ghanef Rayyan, dan Veronika Hutasoit) untuk melaksanakan pembelajaran berbasis proyek nyata secara langsung.

Tata Kelola Akademik

Para mahasiswa didampingi langsung oleh dosen pendamping resmi (Accompanying Person) dari SBM ITB untuk mengawal jalannya proyek kolaboratif serta memastikan ketercapaian capaian pembelajaran di luar kelas konvensional.

10 Startup Binaan LPIK ITB

Mahasiswa bekerja dalam tim mendampingi 10 perusahaan rintisan inkubasi Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB:

Ecoplast Meraki Asa Idemes Halofina Living
2024

Integrasi Kurikulum & Shibaura Business Model Competition (SBMC)

Tahap Kompetisi & Pitching
Fokus & Tema Proyek

Memadukan perspektif Engineering/Science dari Shibaura Institute of Technology (SIT) dengan wawasan Business dari SBM ITB di bawah tema proyek "Making the Company Better".

Partisipasi & Administrasi

Diikuti oleh 37 peserta terdaftar Technical Meeting dan 60+ mahasiswa kolaborasi Indonesia-Jepang, didukung penerbitan Sertifikat resmi, Surat Izin Meninggalkan Kelas, serta Surat Narasumber bagi pakar pendamping.

Rangkaian Alur Pelaksanaan (Februari – September)
01. Februari (Luring di ITB)

Penerimaan delegasi SIT di ITB, observasi lapangan, matchmaking startup mitra (Nyampih, Paxel, Selasar Kampus, Sugar Souvenir), dan Design Review (DR1, DR2, DR3) untuk perumusan masalah (Problem Definition).

02. Mei – Juni (Daring)

Kolaborasi jarak jauh lintas negara untuk perancangan dan validasi purwarupa model bisnis (business model prototype).

03. Agustus (Luring di SIT Tokyo)

Pengembangan purwarupa lanjutan dan presentasi akhir di ajang Shibaura Business Model Competition (SBMC) di Tokyo, Jepang.

2025 - 2026

Ekspansi Trilateral & "StartUps for Sustainable Future"

Program Berjalan / Aktif
Inisiatif Summer Course EQUITY

Berdasarkan proposal Summer Course EQUITY gPBL ITB 2025, program memperluas jaringan dengan melibatkan mitra institusi ketiga: Universiti Utara Malaysia (UUM) bersama SIT Jepang dan SBM ITB.

Fokus Proyek & Mitra Industri

Mengusung tema "StartUps for Sustainable Future". Mahasiswa merumuskan solusi tantangan nyata korporasi mitra (seperti KEIKYU Corporation) di kampus SIT Jepang, dilanjutkan tahapan validasi purwarupa di Indonesia.

Target Luaran Terukur
  • • 80 Mahasiswa: Berpartisipasi aktif dari Indonesia, Jepang, dan Malaysia.
  • • 8 Modul Pembelajaran Akademik: Penulisan materi kasus ajar baru untuk kurikulum resmi.
  • • 1 Book Chapter: Publikasi ilmiah internasional terindeks bereputasi.

Kerangka Kerja Pemecahan Masalah Ilmiah

01. Analisis Konteks

Rich Picture & Mind Mapping

Memetakan kompleksitas situasi bisnis dan interrelasi pemangku kepentingan berdasarkan observasi lapangan.

02. Analisis Struktur

System Diagrams

Mengidentifikasi sistem operasional serta relasi sebab-akibat masalah perusahaan mitra.

03. Evaluasi Pasar

Positioning Maps

Menganalisis lanskap diferensiasi produk, positioning kompetitif, dan kelayakan model bisnis.

04. Penilaian Mutu

Design Reviews (DR1 – DR3)

Evaluasi bertahap: Problem Definition, Prototype Development, hingga Final Presentation.